Sosialisasi Tata Tertib, MAN 2 Kota Cirebon Perkuat Pembinaan Kesadaran dan Tanggung Jawab
MAN 2 Kota Cirebon terus memperkuat komitmen dalam membangun budaya disiplin dan karakter positif di lingkungan madrasah. Salah satunya dilakukan melalui sosialisasi tata tertib kepada para guru sebagai bagian dari upaya menyamakan pemahaman dan memperkuat pembinaan kedisiplinan siswa.
Sosialisasi disampaikan oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Abdul Kohar kepada para guru MAN 2 Kota Cirebon, Rabu (2/9/2026). Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memastikan tata tertib tidak hanya dipahami sebagai aturan yang harus dipatuhi, tetapi juga menjadi instrumen pembinaan karakter siswa.
Abdul Kohar menekankan bahwa guru memiliki peran penting dalam menanamkan kedisiplinan dan tanggung jawab kepada siswa. Karena itu, penerapan tata tertib membutuhkan kesamaan pemahaman dan sikap dari seluruh unsur pendidik di madrasah.
“Tata tertib bukan sekadar aturan yang harus disampaikan kepada siswa, tetapi menjadi bagian dari proses pembentukan karakter. Karena itu, kita sebagai guru perlu memiliki pemahaman dan sikap yang sama dalam membina siswa agar mereka tumbuh menjadi pribadi yang disiplin dan bertanggung jawab,” ujar Abdul Kohar.
Sementara itu, sosialisasi tata tertib kepada siswa dilakukan melalui guru Bimbingan dan Konseling (BK) serta wali kelas masing-masing. Melalui kedua unsur tersebut, siswa diberikan pemahaman mengenai ketentuan yang berlaku di madrasah sekaligus diarahkan untuk menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Koordinator BK, Hj. Imas Salamah, menekankan bahwa tujuan utama pembinaan tata tertib bukan semata-mata menciptakan kepatuhan terhadap aturan, melainkan menumbuhkan kesadaran dan tanggung jawab dalam diri setiap siswa.
“Tata tertib bukan hanya untuk ditaati karena ada aturan, tetapi bagaimana kita menumbuhkan kesadaran dan tanggung jawab dalam diri masing-masing siswa. Apa yang kita lakukan hari ini akan membentuk kebiasaan dan karakter kita di masa yang akan datang,” pesan Hj. Imas Salamah.
Pembinaan tersebut dilakukan melalui berbagai bentuk pendampingan oleh guru BK dan wali kelas, sehingga tata tertib dapat dipahami dan diterapkan secara lebih dekat dengan keseharian siswa. Sikap disiplin seperti hadir tepat waktu, mengenakan seragam sesuai ketentuan, menjaga kebersihan, menghormati guru dan teman, serta mengikuti pembelajaran dengan baik menjadi bagian dari pembiasaan karakter di madrasah.
Melalui sinergi antara bidang kesiswaan, BK, wali kelas, dan seluruh guru, MAN 2 Kota Cirebon berupaya menjadikan tata tertib sebagai bagian dari budaya positif madrasah. Kedisiplinan diharapkan tidak tumbuh karena semata-mata adanya pengawasan, tetapi berkembang menjadi kesadaran yang melekat dalam diri siswa.