Kepala MAN 2 Kota Cirebon Tegaskan Komitmen Wujudkan SPMB Bersih dan Berintegritas
Kepala MAN 2 Kota Cirebon, H. Casita, menghadiri Sosialisasi Tindak Lanjut Imbauan Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi dalam Penyelenggaraan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) oleh Kementerian Agama Kota Cirebon, Selasa (30/6/2026). Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Hj. Susi Endang Sri Butsiati, serta Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas, Sutriyati.
Kegiatan yang diikuti oleh pimpinan madrasah negeri se-Kota Cirebon ini bertujuan memperkuat komitmen satuan pendidikan madrasah dalam mewujudkan penyelenggaraan SPMB yang bersih, transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi maupun gratifikasi.
Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kota Cirebon, H. TB Agus Hidayat, menegaskan bahwa seluruh madrasah harus menjaga integritas dalam setiap tahapan penerimaan murid baru. Menurutnya, pencegahan korupsi dan pengendalian gratifikasi merupakan tanggung jawab bersama demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan.
"SPMB harus dilaksanakan secara objektif, transparan, dan akuntabel. Jangan sampai ada praktik gratifikasi ataupun penyalahgunaan wewenang dalam proses penerimaan murid baru. Integritas merupakan kunci utama dalam memberikan pelayanan pendidikan kepada masyarakat," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan materi dari Biro Organisasi dan Tata Laksana (Ortala) Kementerian Agama. Ortala merupakan unit di bawah Sekretariat Jenderal Kementerian Agama yang bertugas merumuskan, mengevaluasi, dan menata kebijakan kelembagaan, sistem kerja, serta tata kelola organisasi di lingkungan Kementerian Agama.
Menanggapi hal tersebut, Kepala MAN 2 Kota Cirebon, H. Casita, menegaskan komitmen madrasah untuk menyelenggarakan Sistem Penerimaan Murid Baru secara profesional, transparan, dan berintegritas.
"Kami berkomitmen melaksanakan SPMB yang bersih, jujur, objektif, dan bebas dari praktik korupsi maupun gratifikasi. Kepercayaan masyarakat merupakan amanah yang harus kami jaga dengan memberikan pelayanan yang adil serta mengedepankan integritas dalam setiap tahapan penerimaan peserta didik baru," tegasnya.
Ia menambahkan bahwa sosialisasi ini menjadi pengingat bagi seluruh insan madrasah untuk terus memperkuat tata kelola yang baik dan budaya integritas. Melalui komitmen tersebut, MAN 2 Kota Cirebon berharap dapat memberikan layanan pendidikan yang profesional, akuntabel, dan semakin dipercaya oleh masyarakat.