Kegiatan

Guru MAN 2 Kota Cirebon Ikuti Peringatan HSN 2026, Perkuat Semangat Santri Menuju Indonesia Emas

22 October 2026
adnani
24 kali dibaca

Sebanyak 30 guru MAN 2 Kota Cirebon mengikuti peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Pondok Pesantren Daarul Ma’arif Kaplongan, Kabupaten Indramayu, Kamis (22/10/2026). Mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, kegiatan ini dihadiri oleh ASN, para kiai, santri, dan masyarakat dari berbagai daerah di Jawa Barat.

Hadir secara langsung Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, H. Romo R. Muhammad Syafi’i, dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, H. Dudu Rohman. Rangkaian acara diawali dengan penampilan para santri Pondok Pesantren Daarul Ma’arif yang menambah semarak peringatan Hari Santri tahun ini.

Bertindak sebagai pembina upacara, H. Romo R. Muhammad Syafi’i menyampaikan bahwa Hari Santri merupakan momentum untuk mengenang kontribusi besar para kiai dan santri dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan sekaligus memperkuat peran mereka dalam pembangunan bangsa.

Ia mengingatkan kembali peristiwa Resolusi Jihad yang menjadi salah satu tonggak perjuangan ulama dan santri dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

“Penulisan sejarah Indonesia belum lengkap jika tidak mencantumkan peran serta pondok pesantren dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Kemerdekaan Indonesia merupakan bagian dari perjuangan para kiai dan santri dari pondok pesantren di seluruh Indonesia,” ungkapnya.

Menurutnya, perjuangan santri pada masa kini diwujudkan melalui kontribusi nyata dalam memajukan masyarakat dan mengisi kemerdekaan. Perkembangan zaman menuntut santri untuk menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.

“Zaman berubah, tetapi nyala semangat santri tidak boleh berubah. Hari ini, santri wajib menguatkan negeri dengan teknologi dan akhlak mulia,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa pesantren merupakan bagian penting dari sistem pendidikan nasional yang berakar kuat dalam kehidupan masyarakat Nusantara. Kehadiran Direktorat Jenderal Pesantren di lingkungan Kementerian Agama diharapkan semakin memperkuat pemberdayaan pesantren agar mampu melahirkan generasi yang berdaya dan berkontribusi bagi peradaban.

Selain itu, pesantren harus menjadi lingkungan yang aman bagi para santri serta mampu mendorong kemandirian ekonomi melalui lahirnya wirausahawan di berbagai bidang. Pesantren Indonesia juga diharapkan mampu memperluas kontribusinya hingga tingkat dunia.

Menutup sambutannya, ia mengajak seluruh peserta untuk mendoakan saudara-saudara yang terdampak musibah asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Doa tersebut menjadi wujud kepedulian dan solidaritas terhadap masyarakat yang menghadapi dampak bencana.

Sejalan dengan tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, semangat Hari Santri diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi terus diwujudkan melalui pendidikan, penguatan karakter, penguasaan teknologi, dan kepedulian terhadap sesama.


Kembali
Bagikan:  
Berita Terkait
MAN 2 Kota Cirebon Gelar Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSI...
Baca
Tim Itjen Kemenag RI Laksanakan Audit Kinerja di MAN 2 Kota...
Baca
Debat Calon Ketua OSIS, MAN 2 Kota Cirebon Buka Kokurikuler...
Baca
Live Chat
Kami siap membantu
Selamat Datang!

Silakan isi data diri Anda untuk memulai chat dengan admin kami.

Percakapan Berakhir

Terima kasih telah menghubungi kami. Bagaimana pelayanan kami menurut Anda?

Terima Kasih!

Penilaian Anda telah kami terima.