Kepala MAN 2 Kota Cirebon Amanatkan untuk Jaga Lingkungan di Peringatan Isra' Mi'raj
Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW berlangsung khidmat di MAN 2 Kota Cirebon, Jumat (23/1). Hadroh MAN 2 berkolaborasi dengan mahasiswa PLP ISIF sukses mengawali dengan persembahan shalawat dan memandu sesi Mahalul Qiyam.
Peringatan Isra Mi’raj bukan sekedar seremonial peringatan biasa, tapi menjadi momentum menumbuhkan kesadaran untuk meneladani Nabi Muhammad SAW.
Hujan yang terus mengguyur Kota Cirebon sejak pagi tak lantas membuat antusiasme dari seluruh siswa berkurang. Kepala MAN 2 Kota Cirebon Drs. H. Casita, MA., jelas mengapresiasi para siswa yang tetap semangat, ia menyampaikan jika hujan itu bisa membawa berkah atau musibah tergantung pada siapa pengelolanya. Ia mengingatkan bahwa kita hidup bukan untuk diri sendiri dan mulai memikirkan agar berkontribusi menjaga lingkungan.
“Hidup itu tidak untuk kalian sendiri, kalau kita membangun peradaban di masa sekarang, dampaknya bisa dirasakan nanti oleh anak cucu kita” ungkapnya. Diharapkan Isra Mi’raj ini bisa meningkatkan kesadaran terhadap lingkungan agar mau menjaga dan merawatnya.
Lebih lanjut ia juga menuturkan untuk membangun peradaban tak harus muluk-muluk menunggu menjadi ahli nuklir atau ilmuwan untuk bisa bergerak tapi dimulai dari hal-hal kecil di sekitar.
Ia mengambil perumpamaan lewat tong sampah. Jika tidak mampu beli sebenarnya bisa berinovasi dengan memakai galon sebagai bahan alternatif.
“Dari sana akan terlihat jika dari kecil saja sudah malas apalagi hal yang besar” tuturnya menerangkan.
Ia mengutip QS Ar-Ra’d ayat 11 sebagai pengingat bahwa “Allah itu tidak akan mengubah keadaan suatu kaum hingga mereka mengubahnya sendiri”.
Dalam penutup sambutannya, Casita menekankan untuk berlomba mengisi kekosongan di Indonesia. Ia menitip pesan agar bisa menjadi pribadi yang cerdas, jujur, amanah dan mau bekerja keras.
Penulis: Siti Robiah
Editor: Adnani